‘ML’ Belum Tayang, Muncul ‘Anda Puas Saya Loyo’
Belum reda heboh ‘ML: Mau lagi’ yang dicekal MUI dan LSF, muncul film baru sejenis. Dengan genre yang sama ‘Anda Puas Saya Loyo’ hadir dengan trik pasar yang senada dengan ML. Dilihat dari judulnya, tampak kedua film itu sama-sama sarat muatan sex-oriented. Tentunya, konotasi negatif yang penuh keambiguan dan pesan yang implisit dari judul dan kovernya, ditambah kontroversi yang memang diharapkan muncul, memicu rasa penasaran.

Sekali lagi, makin kontroversial beritanya, makin penasaran pemirsanya…
Lagi-lagi, film indonesia menjual konten berbau seksual. Sensualitas menjadi komoditas. wah wah… belum juga reda heboh ML, Anda puas saya loyo hadir melengkapi sederet film indonesia sejenis yang telah muncul sebelumnya: XL (lihat trailer), skandal cinta babi ngepet (lihat trailer), dan sederet judul lainnya.
Disutradarai KK Dheeraj (orang india lagi… hadeh…), film garapan K2K production ini menampilkan sederet pelawak kondang: Komeng, Bedu, Ruben Onsu, Mastur, dan lain-lain. Tak ketingalan Andi soraya dan Sandy Tumiwa. Film ini merupakan debut pertama Andi di layar lebar. Debut yang hot memang, mengingat perannya sebagai ‘madam’. Kerjanya memperbesar alat kelamin pria dan konsultan seks serta bertabiat sebagai perempuan setengah baya yang gemar terhadap brondong (laki-laki muda).
Walah, dari tokoh utamanya saja, kesannya sudah sex-oriented banget. Ga bakalan jauh beda sama film-film pendahulunya. Namun, lagi-lagi muncul pembelaan dari pihak sutradara, seperti Thomas Nawilis yang membela ML.
“Karena memang di film saya tidak ada adegan erotis atau adegan vulgar. Jadi mending ditunggu saja filmnya nanti seperti apa, baru nanti kasih komentar,” ujar KK, dalam jumpa pers ‘Anda Puas, Saya Loyo’ di Galery Cafe, TIM, Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2008).
Ga bosen apa buat film beginian?
Lha wong banyak yang lihat, ya ga bosen dunk, duit ngalir, mana bosen coba? so, pertanyaan berbalik pada penikmat film:
Ga bosen apa liat film beginian?

lol
wah
posternya coba liat. ada bh, kondom, trs ada resleting kebuka (bc. “isi”nya keluar). kesannya film negatif bgt tuh. ati2 pak sutradara,uang yg didpt dari gituan g barakoh.
nb:mending bt tmn2 laen g sah nonton. jadinya film dia g laku. trus rugi deh. kalo rugi pasti sutradara yg laen g buat film kek begituan lagi.
wew boko.. cari pengunjung ya?? kurang kerjaan
cari backlink mgkn maksudny…?
comment di wordpress kan setting default nofollow…
jd ngga ngaruh ke search engine
ak comment disini cmn mramaikan blog ini aja kok
kl cr pengunjung mending analisa keyword. direct traffic kl blogny lum terkenal susah, mending yg optimasi search engine
bener banget tuh bro…..
setelah “dilanda” badai pelem horor…..
sekarang kita malah diserang “badai” pelem yg….(anda tau sendiri kan)……
heheheh
kunjungin
http://www.rocknoida.wordpress.com
kalo aq justru gak keberatan dengan film yg sekarang coz makin bagus and asyik buat ditonton (aq sebelumnya cuma nonton film horror barat). and thankz buat review filmnya……
pelm yang kek gini nih yg merusak generasi muda